Cara Merawat Wajan/Panci Enamel

Peralatan masak enamel memang sedikit berbeda dari peralatan masak biasa seperti stainless steel. Diantara banyak kelebihannya, juga terdapat kekurangan. Peralatan enamel terbuat dari porcelen seperti kaca atau keramik yang dilekatkan pada lapisan besi yang tidak beracun, tidak reaktif pada bahan makanan. Berikut ini beberapa informasi yang perlu Anda ketahui agar peralatan Anda lebih awet.

  1. Jangan sampai terbentur atau terjatuh karena dapat mengakibatkan lapisan enamel retak/pecah/boncel.
  2. Sebaiknya waktu menggoreng/menumis gunakan api yang tidak terlalu besar/panas tinggi, agar lapisan anti lengketnya bekerja dengar baik
  3. Bersihkan dengan spon, bukan dengan sikat besi
  4. Lapisan enamel dapat bernoda karena bekas sisa makanan. Solusinya dengan menggunakan perasan air lemon, baking soda + rendaman air, atau cukup bersihkan dengan sabun + air hangat.
  5. Setelah dicuci, segeralah tiriskan dan lap hingga benar-benar kering. Sebab, air yang tersisa di sela-sela peralatan dapat menimbulkan karat. Apalagi jika ada bekas jatuh/benturan.
  6. Peralatan enamel biasanya berumur panjang, tetapi perubahan suhu yang cepat atau dramatis, dapat menyebabkan lapisan enamel retak/pecah. Setelah digunakan, biarkan dingin, isi panci dengan air dan rendam selama 15 sampai 20 menit.
  7. Meskipun peralatan enamel sangat kuat dan tahan gores, sebaiknya tetap gunakan sutil kayu, nilon, atau silikon saat memasak
  8. Karena material utama besi, TIDAK boleh digunakan dalam microwave
Keranjang Belanja
{"cart_token":"","hash":"","cart_data":""}